Tentang Kami

PONDOK PESANTREN TAHFIDZ

AL MABRUR

 

Pendahuluan

Pondok Pesantren Tahfidz Al Mabrur merupakan sebuah lembaga pendidikan yang fokus dalam mencetak generasi-generasi qur’ani. Para santri bukan hanya dibekali dengan hafalan al-qur’an, tapi bagaimana para santri dapat mengamalkan atau membumikan isi kandungan al-qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Pondok Pesantren Tahfidz Al Mabrur berlokasi di Jl. Ketileng II No.16, Sendangmulyo, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50272, pada awalnya berangkat dari kegelisahan melihat fenomena masyarakat yang terus tergilas oleh kemajuan zaman, gaya hedonisme, individualisme, materialistik  yang terus merambah hingga ke kampung-kampung, sehingga melupakan tugas utama manusia yaitu Bersama para malaikat menjaga Al-Qur’an.

Pondok pesantren Tahfidz “Al Mabrur” yang sudah terdaftar sebagai sebuah pondok pesantren dengan akte notaris: …………………  Legalisasi tersebut semakin memperkuat daya gedor dalam memperjuangkan lahirnya para hafidz/hafidzoh yang siap menjadi penjaga, pembela dan penyelamat dihari qiyamat nanti, baik bagi dirinya maupun keluarganya.

Meskipun usia pondok pesantren “Al Mabrur” terbilang masih seumur jagung, akan tetapi keadaan tersebut bukan berarti tidak berpengalaman dalam mengembangkan sistem menghafal Al-Qur’an. Justru keadaan tersebut menjadi modal utama dalam mencetak generasi pertama (assabiqunal awwalun) penghafal-penghafal quran yang handal. Dengan berbekal pengalaman serta metode yang dimiliki oleh para uztadz/ustadzah, akan menjadikan para santri dimanjakan dalam menghafal al-qur’an.

Hasilnya begitu sangat menakjubkan, dengan dahsyatnya sistem serta hebatnya metode, dan dilengkapi dengan kepiawaian para musyrif dan musyrifah qur’an, para santri mampu menghafal Al-qur’an 30 juz hanya dalam waktu 6 bulan (bahkan ada beberapa santri yang menyelesaikan hafalan hanya 4 bulan saja).

Tidak hanya berhenti sampai disini, untuk program menghafal hadits dan baca kitab pun sama. Di “irhamna bil-qur’an” para santri di dorong untuk menghafal hadits, targetnya minimal 1000 hadits. Waktu tempuhnya hanya 6 bulan. Alhamdulillah sampai …

Pun demikian dengan “kitab kuning” hanya butuh waktu 5 bulan saja, para santri “di jamin” sudah bisa dan lancar membaca kitab kuning.

Sementara untuk menghafal dan menguasai 1000 bait nadzom alfiyah ibnu malik hanya membutuhkan waktu 3 bulan.

Pencapain-pencapain super dahsyat tersebut tentunya terwujud karena bimbingan dan pertolongan Allah SWT. Semoga taufik dan hidayahNya selalu mengiringi dalam perjuangan ibadah kita. Amin

  • Visi 

dalam mencapai keinginan serta memenuhi harapan semua pihak, maka dibuatlah visi pondok pesantren “Al Mabrur”, yaitu :

“Mencetak generasi qur’ani yang handal, berakhlaqul karimah dan berwawasan global”.

  • Misi 

Dalam rangka merealisasikan visi yang telah dirumuskan, maka dibuatlah misi Pondok Pesantren Tahfidz Al Mabrur yaitu:

  1. Menjadikan para santri yang hafal al-qur’an dan mampu membumikan atau mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Menjadikan al-qur’an sebagai way of life di dunia dan di akhirat
  3. Menjadikan al-qur’an sebagai akhlaq dalam pergaulan muamalah
  4. Menjadikan hadits-hadits sohih sebagai hujjah dan berpegang teguh terhadap sunnah
  5. Menguasai kitab-kitab klasik/kuning (kutubut turos) dan menjadikan referensi utama dalam kerangka berfikir untuk mengikuti ajaran Ulama Salafu Solih
  6. Berpengetahuan luas dalam menghadapi tantangan zaman di masa yang akan datang.